LDII Paser
  • HOME
  • RUBRIK
    • Berita Organisasi
      • Tanah Grogot
        • Sangkuriman
      • Paser Belengkong
      • Batu Sopang
        • Batu Kajang
        • Sungai Terik
      • Sekuwan Makmur
      • Longikis
    • Nasehat
    • Artikel
  • KEGIATAN
    • Audiensi
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Dakwah
    • Olahraga
  • ORGANISASI
    • Kontak
    • Struktur Organisasi
    • Latar Belakang
    • Tentang LDII
    • Fatwa MUI
  • LAIN-LAIN
    • Kirim Berita
    • Dokumentasi Kegiatan
No Result
View All Result
  • HOME
  • RUBRIK
    • Berita Organisasi
      • Tanah Grogot
        • Sangkuriman
      • Paser Belengkong
      • Batu Sopang
        • Batu Kajang
        • Sungai Terik
      • Sekuwan Makmur
      • Longikis
    • Nasehat
    • Artikel
  • KEGIATAN
    • Audiensi
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Dakwah
    • Olahraga
  • ORGANISASI
    • Kontak
    • Struktur Organisasi
    • Latar Belakang
    • Tentang LDII
    • Fatwa MUI
  • LAIN-LAIN
    • Kirim Berita
    • Dokumentasi Kegiatan
No Result
View All Result
LDII Paser
No Result
View All Result
Home Nasional

LDII Gelar Pelatihan TPPK: Wujudkan Sekolah Aman dan Nyaman bagi Anak

by adm
May 25, 2025
in Nasional
0
LDII Gelar Pelatihan TPPK: Wujudkan Sekolah Aman dan Nyaman bagi Anak
0
SHARES
6
VIEWS
FacebookTwitterWhatsappTelegram

psikolog Dian Alia Putri dalam Pelatihan Tim Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan (TPPK) yang diselenggarakan oleh DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di Pondok Pesantren Wali Barokah, Kediri, Sabtu (24/5). Foto: Lines

Kediri, 25 Mei 2025 — Upaya menciptakan sekolah sebagai ruang yang aman dan nyaman bagi peserta didik masih menghadapi tantangan besar. Banyak kasus kekerasan di lingkungan pendidikan yang belum terungkap dan tertangani. Hal ini disampaikan oleh psikolog Dian Alia Putri dalam Pelatihan Tim Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan (TPPK) yang diselenggarakan oleh DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di Pondok Pesantren Wali Barokah, Kediri, Sabtu (24/5).

“Sekolah seharusnya menjadi tempat anak bertumbuh, bukan justru menyimpan trauma,” tegas Dian di hadapan ratusan peserta pelatihan. Ia menekankan pentingnya kejujuran dalam mengenali masalah kekerasan, karena “kita tak bisa menyelesaikan masalah yang tak pernah diakui.”

Menurut Dian, kekerasan di sekolah dapat terjadi dalam berbagai bentuk dan melibatkan berbagai pihak: antar siswa, guru kepada siswa, hingga antarpendidik. Ia mengidentifikasi enam bentuk kekerasan yang umum ditemukan, yakni kekerasan fisik, psikis, perundungan (bullying), kekerasan seksual, diskriminasi dan intoleransi, serta kekerasan berbasis sistem dan kebijakan.

“Banyak dari kita masih menganggap kekerasan hanya soal fisik. Padahal, ejekan yang berulang, candaan seksual, hingga perlakuan yang tidak adil juga merupakan bentuk kekerasan,” ujarnya. Dian juga menyoroti keterbatasan pemahaman tentang kekerasan seksual di lingkungan pesantren, di mana candaan menyentuh organ tubuh sering kali dianggap wajar, padahal bisa berdampak psikologis jangka panjang.

Selain itu, Dian menyoroti kekerasan digital yang kerap tak terlihat. “Sekalipun ponsel dibatasi penggunaannya di sekolah, kekerasan digital tetap bisa terjadi. Anak-anak membawa luka dari dunia maya ke dunia nyata,” katanya.

Budaya Kekerasan yang Terinternalisasi

Dian menjelaskan bahwa kekerasan kerap diwariskan. Guru yang dahulu mengalami kekerasan cenderung mereproduksi pola tersebut. Ia mengutip data dari Yayasan Sejiwa yang menunjukkan bahwa 37 persen guru di Indonesia memiliki kecenderungan karakter agresif—dan di Jawa Tengah, angkanya mencapai 80 persen.

“Sistem pendidikan kita secara tidak langsung melegitimasi kekerasan atas nama disiplin. Ini yang harus kita periksa ulang,” ucapnya.

Sementara itu, riset dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mengungkap bahwa santri putra lebih rentan mengalami kekerasan seksual dibanding santri putri. Hal ini dikaitkan dengan minimnya edukasi kesehatan reproduksi dan pengawasan berbasis gender di asrama. Namun, dalam hal ketahanan mental, santri putra dinilai lebih tangguh berkat aktivitas fisik seperti olahraga. Dian menyarankan agar santri putri mendapatkan lebih banyak ruang untuk berekspresi melalui seni dan kegiatan emosional.

Menuju Sekolah yang Aman dan Menyenangkan

Pelatihan TPPK ini diharapkan menjadi langkah awal membangun satuan pendidikan yang aman, nyaman, dan menyenangkan (SANM). Masih banyak sekolah yang belum memiliki sistem pelaporan kekerasan, belum menetapkan sanksi yang jelas bagi pelaku, dan belum memahami psikologi anak secara utuh.

Dian mendorong peserta pelatihan agar tidak hanya memahami teori, tetapi juga siap terlibat langsung dalam penanganan kasus. “Pendekatannya harus holistik. Dengarkan korban, pahami pelaku, dan hadirkan keadilan restoratif,” katanya.

Ia juga memperkenalkan pendekatan tabayun—verifikasi dengan empati tanpa prasangka—dalam menyelidiki kasus kekerasan. “Tujuannya bukan menghukum, tetapi menyembuhkan,” tegasnya.

Menutup paparannya, Dian menyampaikan bahwa sekolah masa depan bukanlah tempat tanpa konflik, melainkan tempat yang mampu mengelola konflik dengan bijak. “Jika ingin anak-anak tumbuh sehat secara mental, kita harus mulai dari ruang kelas yang bebas kekerasan—sekecil apa pun bentuknya,” pungkasnya.


Web LDII Seluruh indonesia:
DPP
, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Bangka-belitung, Paser-Grogot, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Cilincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, Bekasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepulauan-riau, Bogor, Kediri, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majalengka, Maluku, Maluku-utara, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako Spn, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng

Tags: pelatihansekolah amanwali barokah
adm

adm

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hari Santri Nasional 2025: LDII Paser Adakan Ujian Hafalan Al-Qur’an untuk Santri

Hari Santri Nasional 2025: LDII Paser Adakan Ujian Hafalan Al-Qur’an untuk Santri

November 14, 2025
audiensi ldii paser ke rumah bupati paser, menggunakan baju batik merah celana hitam, ditutup dengan foto bersama mengahadap kamera

Audiensi DPD LDII Paser: Bupati Fahmi Fadli Apresiasi dan Dukung Program Pembinaan Generasi Muda

December 11, 2025
LDII Paser Gelar Pengajian Akhir Tahun 2025 Bertema SERENITA

LDII Paser Gelar Pengajian di Akhir Tahun 2025 Bertema SERENITA

January 2, 2026
Foto para peserta pelatihan imam masjid di batusopang

LDII PAC Sungai Terik dan PAC Batu Kajang Hadiri Pelatihan Imam Masjid di Batu Sopang

December 12, 2025
Kerja bakti warga Sungai Terik dan LDII dilakukan untuk menghindari potensi korsleting listrik akibat dahan pohon yang terlalu dekat dengan kabel.

LDII Sungai Terik Bersama Warga Bersihkan Jalan Desa untuk Cegah Korsleting Listrik

5
ldii paser

Dukung Kemandirian Pemuda, LDII Gelar Pelatihan Las untuk 25 Peserta

4
Kepedulian Tanpa Batas: Donor Darah Warnai Pra-Musda LDII Paser

Kepedulian Tanpa Batas: Donor Darah Warnai Pra-Musda LDII Paser

3

Semangat Kurban dan Kebersamaan LDII Paser Warnai Idul Adha 1446 H

2
Foto thumbnail 29 Karakter Luhur LDII

29 Karakter Luhur: Membangun Karakter Mulia Bersama LDII

February 16, 2026
Foto Warga LDII Longikis dalam partisipasi membuat pondasi Musala Polsek Longikis

LDII Longikis Berpartisipasi dalam Pembuatan Pondasi Musala Polsek Longikis

January 29, 2026
LDII Paser Gelar Pengajian Akhir Tahun 2025 Bertema SERENITA

LDII Paser Gelar Pengajian di Akhir Tahun 2025 Bertema SERENITA

January 2, 2026
LDII Paser Gelar PPLS di Dua Titik, Perkuat Pembinaan Karakter Generasi Muda

LDII Paser Gelar PPLS di Dua Titik, Perkuat Pembinaan Karakter Generasi Muda

December 31, 2025

Recent News

Foto thumbnail 29 Karakter Luhur LDII

29 Karakter Luhur: Membangun Karakter Mulia Bersama LDII

February 16, 2026
Foto Warga LDII Longikis dalam partisipasi membuat pondasi Musala Polsek Longikis

LDII Longikis Berpartisipasi dalam Pembuatan Pondasi Musala Polsek Longikis

January 29, 2026
LDII Paser Gelar Pengajian Akhir Tahun 2025 Bertema SERENITA

LDII Paser Gelar Pengajian di Akhir Tahun 2025 Bertema SERENITA

January 2, 2026
LDII Paser Gelar PPLS di Dua Titik, Perkuat Pembinaan Karakter Generasi Muda

LDII Paser Gelar PPLS di Dua Titik, Perkuat Pembinaan Karakter Generasi Muda

December 31, 2025
  • HOME
  • RUBRIK
  • KEGIATAN
  • ORGANISASI
  • LAIN-LAIN
Support by Allah SWT | Lines LDII Paser
No Result
View All Result
  • HOME
  • RUBRIK
    • Berita Organisasi
      • Tanah Grogot
      • Paser Belengkong
      • Batu Sopang
      • Sekuwan Makmur
      • Longikis
    • Nasehat
    • Artikel
  • KEGIATAN
    • Audiensi
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Dakwah
    • Olahraga
  • ORGANISASI
    • Kontak
    • Struktur Organisasi
    • Latar Belakang
    • Tentang LDII
    • Fatwa MUI
  • LAIN-LAIN
    • Kirim Berita
    • Dokumentasi Kegiatan

Support by Allah SWT | KIM & LINES DPD LDII Paser