LONGIKIS – Semangat gotong royong dan kemitraan yang solid kembali ditunjukkan oleh masyarakat dan aparat penegak hukum di Kecamatan Longikis. Pada Rabu (19/8), beberapa warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Longikis turun langsung bersinergi dengan jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Longikis melaksanakan kerja bakti pengecoran dak dalam tahap pembangunan Musala Al Azis.
Kerja bakti ini merupakan tahap krusial dalam rangkaian pembangunan sarana ibadah tersebut. Kegiatan ini bukanlah langkah yang pertama, melainkan menjadi agenda kesekian kalinya dalam proses panjang pembangunan Musala Al Azis yang diinisiasi oleh Polsek Longikis.
Dukungan Penuh untuk Inisiatif Polsek Longikis
Terlaksananya pembangunan tahap berkelanjutan ini tidak lepas dari komitmen kuat di bawah kepemimpinan Kapolsek Longikis, Iptu Slamet Hafidin, S.H., M.H., yang terus berupaya memfasilitasi kebutuhan spiritual masyarakat.
Partisipasi aktif dari warga LDII Longikis di lapangan menjadi bukti nyata eratnya sinergi yang terbangun antara ormas Islam dan institusi kepolisian. Pemandangan warga yang bahu-membahu mengangkat material bersama anggota Polri mencerminkan peleburan sekat antara aparat dan sipil demi tujuan yang mulia.
Ketua sekaligus penggerak LDII Kecamatan Longikis, Sutardi, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kolaborasi tersebut. Ia menegaskan bahwa keterlibatan jamaah LDII adalah bentuk pengabdian dan implementasi nyata dari ajaran agama.
“Kami dari warga LDII sangat mengapresiasi dan mendukung penuh inisiatif Polsek Longikis di bawah arahan Bapak Iptu Slamet Hafidin dalam membangun Musala Al Azis ini. Kehadiran dan partisipasi warga kami di sini adalah bukti nyata dari sinergi LDII bersama kepolisian. Kami berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis Polri, tidak hanya dalam menjaga Kamtibmas, tetapi juga dalam pembangunan umat,” ujar Sutardi di sela-sela kegiatan pengecoran.
Karya Nyata dan Implementasi Nilai Ta’awun
Lebih lanjut, Sutardi menambahkan bahwa kegiatan ini sangat selaras dengan karakter luhur yang terus dibina di dalam internal organisasi.
“Budaya kerukunan, kekompakan, dan gotong royong selalu kami tanamkan kepada seluruh warga LDII. Sinergi di lapangan ini adalah bentuk ta’awun (saling tolong-menolong) dan karya nyata di tengah masyarakat. Harapan kami, melalui pembangunan ini, ukhuwah islamiyah dan persatuan warga di Longikis semakin kokoh,” tambahnya.

Kehadiran LDII dalam kegiatan ini sekaligus menegaskan posisi organisasi yang terus memberikan kontribusi positif melampaui batas perbedaan. Sinergi harmonis antara LDII dan Polsek Longikis membuktikan bahwa dakwah yang paling sejuk adalah dakwah yang diwujudkan melalui tindakan nyata dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
Harapan bagi Pembinaan Umat
Dengan semangat kebersamaan ini, diharapkan pembangunan Musala Al Azis dapat segera rampung. Kelak, sarana ibadah ini diharapkan dapat segera difungsikan secara maksimal sebagai pusat ibadah sekaligus tempat pembinaan mental dan spiritual, baik bagi masyarakat umum maupun jajaran anggota kepolisian di Longikis.





