JAKARTA – Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Senkom Mitra Polri 2026 dinilai sebagai momentum strategis untuk memperkuat pembinaan generasi muda sekaligus menciptakan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang berkelanjutan.
Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), Dody Taufiq Wijaya, saat menghadiri agenda nasional tersebut di Grand Ballroom Minhajurrosyidiin, Lubang Buaya, Jakarta Timur, pada Kamis (18/6/2026).
Bentengi Pemuda dari Penyakit Sosial dengan Akhlak Mulia
Dalam sambutannya, Dody menyoroti pentingnya pembinaan karakter yang menitikberatkan pada penguatan spiritualitas. Menurutnya, pemahaman agama yang kuat adalah fondasi utama agar generasi muda tidak mudah terjerumus ke dalam hal-hal negatif.
“Untuk pembinaan generasi muda, kami fokus pada akhlak mulia agar mereka terhindar dari kenakalan remaja, bahaya narkoba, judi online, hingga radikalisme. Jika akhlaknya baik, secara otomatis mereka akan terdorong untuk membantu menjaga keamanan di lingkungan masyarakat,” ungkap Dody.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa generasi muda LDII dibentuk untuk memiliki jiwa rela berkorban demi ketertiban sosial, serta memiliki tingkat kemandirian yang tinggi. Kemandirian ini, kata Dody, diwujudkan melalui kemampuan para pemuda dalam membiayai kegiatan organisasi secara konsisten tanpa harus bergantung pada pihak luar.
Sinergi Senkom dan Kepolisian Jaga Stabilitas Nasional
Sejalan dengan visi tersebut, Ketua Umum Senkom Mitra Polri, Katno Hadi, menegaskan bahwa Rapimnas 2026 merupakan wadah penting untuk memperkokoh sinergi antara organisasinya dengan pihak kepolisian. Seluruh anggota Senkom diinstruksikan untuk mengambil peran aktif dalam Harkamtibmas (Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat), bela negara, serta penanggulangan bencana.
“Anggota Senkom harus menjadi mata dan telinga yang peka terhadap kondisi lingkungan, namun tetap bertindak sesuai koridor hukum. Setiap informasi harus dikelola dengan cepat, akurat, tidak memicu keresahan, dan yang terpenting, mampu menangkal peredaran hoaks,” tegas Katno.
Polri Apresiasi Peran Aktif Masyarakat di Era Digital
Kehadiran Senkom Mitra Polri di tengah masyarakat mendapat apresiasi penuh dari kepolisian. Kakorbinmas Polri, Irjen Pol Mardiyono, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyebut kolaborasi ini sebagai pilar penting dalam menjaga stabilitas wilayah dari tingkat daerah hingga nasional.
“Sinergi dengan Senkom adalah kekuatan esensial dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat secara luas. Kami berharap kolaborasi ini terus dirawat demi tegaknya persatuan dan stabilitas nasional,” ujar Irjen Pol Mardiyono.
Ia juga memberikan catatan khusus terkait tantangan informasi di era digital yang berpotensi memecah belah bangsa. Irjen Pol Mardiyono berharap Rapimnas ini mampu meningkatkan kapasitas anggota Senkom sebagai garda terdepan di masyarakat.
“Di tengah derasnya arus informasi digital, anggota Senkom harus tampil sebagai pelopor dalam menangkal hoaks, ujaran kebencian, dan provokasi. Peran krusial ini sangat dibutuhkan untuk melindungi bangsa dari potensi perpecahan akibat misinformasi,” pungkasnya.





