Tanah Grogot — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Paser menghadiri undangan kegiatan Kemitraan Organisasi Kemasyarakatan dan Perguruan Tinggi yang digelar oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Paser, Selasa (2/12/2025).
Acara yang mengusung tema “Mewujudkan stabilitas sosial, politik dan keamanan serta mengantisipasi munculnya berita-berita hoax, ujaran kebencian, dan tindakan provokatif” tersebut berlangsung di Mini Ballroom Lt. 2 Kyriad Hotel Sadurengas, Jalan Kesuma Bangsa KM. 5 Tanah Grogot.
Sebanyak 143 peserta hadir, terdiri dari 114 organisasi masyarakat, 9 forum kemitraan pemerintah, serta 20 dari perguruan tinggi yang ada di Paser. Dari LDII Paser hadir Ketua H. Sofwan Setyawan, Wakil Ketua H. Suliono, S.E., dan Bendahara H. Mukhlis.
Ketua panitia penyelenggara, Hartono, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah daerah, ormas dan perguruan tinggi untuk memperkuat stabilitas daerah yang kondusif dan harmonis. Selain itu, acara bertujuan menyamakan pemahaman mengenai bahaya hoaks dan provokasi yang dapat memecah persatuan bangsa.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Kesbangpol Paser, Nonding, S.Sos., M.M., yang juga menyampaikan pesan Bupati Paser tentang pentingnya kewaspadaan terhadap tingginya arus informasi digital saat ini. “Informasi yang salah dapat memicu gesekan antarkelompok dan mengganggu ketenteraman masyarakat. Melalui kegiatan ini kita harapkan muncul kesadaran serta sinergi dalam mencegah potensi konflik,” ujarnya.

Ketua DPD LDII Paser, H. Sofwan Setyawan, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan ini. “LDII selalu mendukung upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas daerah. Kita berharap seluruh elemen masyarakat semakin bijak dalam menyaring informasi dan menghindari provokasi,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Wakil Ketua LDII Paser H. Suliono, S.E., menambahkan pentingnya peran organisasi masyarakat dalam menciptakan suasana aman dan damai. “Ormas harus menjadi bagian dari solusi. Edukasi kepada masyarakat tentang bahaya hoaks menjadi tanggung jawab bersama,” jelasnya.
Para peserta juga menerima materi dari berbagai narasumber, antara lain akademisi Universitas Mulawarman, Dandim 0904/TNG, Kasi Humas Polres Paser, perwakilan Kejaksaan, dan Kesbangpol.
Web LDII Seluruh indonesia:
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Bangka-belitung, Paser, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Cilincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, Bekasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepulauan-riau, Bogor, Kediri, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majalengka, Maluku, Maluku-utara, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako Spn, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Sulteng











